Pages

Rabu, 28 Mei 2014

CATATAN HATI PENGANTIN



JUDUL                       :  CATATAN HATI PENGANTIN
PENGARANG           :  ASMA NADIA, ISA ALAMSYAH, DKK
PENERBIT                 : ASMA NADIA PUBLISHING HOUSE
TAHUN TERBIT       : 2014
ISI                               : 350 HAL





Apakah saya sudah siap menjadi pengantin?
Saya ingin menikah, calon sudah ada, tapi penghasilan belum memadai gimana?
Saya mencintainya, tapi tidak cocok dengan keluarganya. Apakah saya tetap harus menikah dengannya?
Calon mengajak menikah, tapi kuliah belum selesai. Apakah yang harus saya lakukan
Bagaimana jika calon suami lebih muda ?
Bagaimana jika calon sudah punya anak dari pernikahan sebelumnya?
Dia berasal dari luar negeri, apakah saya bisa cocok dengannya?
Apakah…………………?
Bagaimana…………….? Dll

Punya pertanyaan seperti itu????

SEBETULNYA ADA APA DENGAN PERNIKAHAN???




Penasaran??? Catatan Hati Pengantin akan membuat kita bisa menelusuri pengalaman penulis dan kawan-kawan dalam kehidupan rumah tangga mereka. Tidak melulu indah tapi ada kalanya air mata mengalir karena salah kata, salah mengartikan sikap pasangan. Mereka bercerita dengan pengalaman masing-masing. Ada yang merasakan manisnya kebersamaan hingga pasangan tiba-tiba meninggal dunia. Ada yang harus hidup hemat untuk mengurangi biaya hidup bulanan. Ada yang bermasalah dengan keluarga suami terutama dengan ibu mertua. Ada yang tidak bisa masak . Sangat banyak problematika yang kadang bisa terselesaikan dengan indah tetapi tak jarang juga amarah menghampiri karena ego masing-masing pihak.

Nikah itu indah, asalkan dengan orang yang tepat
Nikah itu indah, jika bisa mengompromikan perbedaan.
Nikah itu indah jika tahu seluk beluknya

Trus, CARANYA?


Disini beberapa muslimah akan berbagi pengalaman mereka!
Ada beberapa poin penting yang dibicarakan dalam buku ini, tentang masalah dalam rumah tangga serta kejutan-kejutan apa yang mereka temui selama mengarungi bahtera cinta di jalanNya dalam kehidupan pernikahan, what’s that? Here, they are:

      Kesehatan
(Medria Hardhienata) menceritakan bagaimana dia dan suami terkejut ketika suatu hari sang suami divonis  terkena penyakit yang berat dan harus melakukan operasi secara tiba-tiba. Apalagi mereka hanya mengandalkan beasiswa selama studi di Australia. Demi sang suami, Medria harus berhemat untuk bisa membiayai pengobatan suami hingga sembuh.
Pernah penyakit kambuh disaat yang tidak tepat? (Yudith Fabiola) mengalaminya justru disaat malam pertama pengantinnya dengan suami berlangsung :D. Asmanya tiba-tiba kambuh tanpa sebab yang jelas, untungnya sang suami sudah diberitahukan sebelumnnya.
Lupus adalah salah satu penyakit yang menyerang tanpa kita tau tanda-tanda yang nampak sebelumnya. Penyakit itu dialami oleh (Nenen Siti Murniati) ketika kehamilan pertamanya yang membuat bayinya keguguran .
(Dewi Wulandari) kehilangan suami karena gagal ginjal akibat tidak melakukan cuci darah secara rutin pada saat terakhirnya…….(hal: 37)
Note: Sebelum menikah ada baiknya diberitahukan kepada pasangan tentang penyakit yang kita derita, untuk bisa siap disaat penyakit tersebut kambuh. Asuransi kesehatan, check rutin. Diet dan olahraga teratur bisa jadi alternative.

      Perekonomian
Nekad menikah padahal calon masih pengangguran yang kuliah belum kelar? (Novia Syahidah) orangnya, dia menganggap nikah itu berkah dan bisa memuluskan melimpahnya rejeki. Ternyata prinsipnya benar tidak lama setelah itu suaminya mendapat pekerjaan

Menyisihkan sebahagian uang gaji yang tidak seberapa kepada orangtua dengan ikhlas itulah jalan yang mengangkat perekonomian (Anasanti Darah Soetomo). Anasanti dan suami percaya bahwa doa orang tua adalah hal yang akan menbawa berkah.

Pernah mendengar sepasang suami istri Polwan dan Polisi meminumkan air tajin untuk anaknya karena ketiadaan biaya untuk membeli susu akibat krisis moneter 1997 dan karena tidak mau mengambil uang diluar uang gajinya sebagai PNS. Hal ini dialami oleh (Dian Ambarwati dan keluarga. ……………..(hal :57)

Kerinduan
Rasa cemas mengapa si dia belum pulang, kenapa belum kasih kabar? Apa ada sesuatu yang terjadi padanya? Menanti suami pulang adalah kebiasaan baru yang dilakukan (Novia Syahidah) ketika sudah menikah dan itu merupakan hal yang menggembirakannya……(hal: 81)
Ketika kerinduan yang memuncak tapi jarak memisahkan merupakan suatu hal yang sangat penting ketika pertemuan terjadi. Pekerjaan di dua kota berbeda menbuat (Meilina Widyawati) dan suami harus puas hanya bertemu di akhir pekan saja. Hingga beberapa tahun kemudian baru bisa selalu bersama. (hal :85)
(Yudiht Fabiola) juga mengalami hal yang sama ketika jarak harus memisahkan dengan suami. Ketika rindu menyapa hati pun gundah gulana hanya menunggu akhir pekan bisa bersamanya…….(hal: 95)

Pekerjaan Rumah Tangga
Hal yang paling menyebalkan adalah ketika sudah capek2 masak tapi suami tidak mau menyentuhnya karena tidak selera dengannya. Akhirnya warung samping rumah pun jadi pilihan bagi (Novia Syahidah) :D.
Ketika uang tak ada untuk sewa rumah. Pondok mertua indah adalah salah satu pilihan tepat untuk tempat tinggal sementara. Kita harus punya telinga yang tebal karena banyak nya komplain dari mertua akibat pekerjaan yang tidak beres. Berpikir positif adalah salah satu cara kita bertahan disana seperti kata (Yudith Fabiola)……..(hal 107)
Biasa dengan adanya pembantu dirumah membuat seorang perempuan tidak cekatan dalam pekerjaan rumah tangga. Apalagi ketika menikah punya suami yang pintar masak. (Reiny Dwinanda) harus tahan terhadap komentar suami jika ada bumbu yang kurang pas di masakan yang disajikannya. …….(hal: 111)

           Tempat tinggal
Rumah sewa adalah pilihan bagi pasangan yang ingin mandiri tanpa mengharapkan bantuan dari keluarga lagi. Memang menyenangkan tinggal hanya berdua, tetapi terkadang pindah rumah juga harus menjadi alternative pasangan baru jika pertama menyewa tidak menperhatikan aspek-aspek yang mengganggu kenyamanan mereka. (Novia Syahidah dan Rini Susanti) berbagi pengalamannya disini…………..(hal : 123…

Orang ketiga
Kekasih masa lalu terkadang kerap menjadi batu sandungan dalam membina rumah tangga. (Wina Karnie) menceritakan bagaimana memanasnya hubungannya dengan suami karena perempuan di masa lalu suaminya yang meneror tanpa henti….(Hal: 149)
Ketika cinta itu dikhianati sangatlah menyakitkan, apalagi ketika gejolak tidak pernah ada didalam suatu hubungan. (Indrie Wilkie) mengalami perpisahan dengan suami karena suami berselingkuh dengan perempuan lain……(hal: 155)
Menjadi wanita simpanan adalah yang tak diinginkan oleh (Rini Rinz), tetapi dia tidak bisa melepaskan itu semua……………(hal 167)


Perbedaan, keributan, dan komunikasi
(Reinny Dwinanda dan Sinta Iqbal Soedjoko) menuturkan bahwa dalam rumah tangga komunikasi antara pasangan sangat diperlukan untuk mengatasi kesalah pahaman yang mungkin akan timbul. Keributan pasti terjadi tapi itu adalah bumbu-bumbu pernikahan ………(hal: 181)

Hari-hari merenda mimpi
(Beby Haryanti Dewi) mengisahkan bagaimana dia dan suami melalui hari-hari sulit ketika di Banda Aceh, berlanjut ke Jerman dan Australia bersama sang suami yang sedang menyelesaikan kuliah. Membuat peralatan dari bekas aqua untuk sendok makan pun menjadi pilihan karena menghemat biaya pengeluaran. ……..(Hal: 207)
Hidup ala anak kos pernah dialami oleh (Olyn Hidayat) dengan suami pada masa awal pernikahan. Makan indomie, kornet dan sosis adalah hal biasa. Ketika kenyamanan ditemukan mereka pun merindukan kebersamaan tersebut……(Hal: 221)

Mertua dan kerabat
Punya suami yang kelewat dermawan kepada keluarga terkadang merupakan masalah yang sangat menyebalkan juga ternyata. (Nurhayati Pujiastuti) mengalaminya sendiri……(hal: 241)
Anak adalah dambaan setiap pasangan yang sudak menikah. Dia menbawa kebahagian bagi keluarga besar terutama nenek kakeknya. Ketika sang cucu harus selalu dibawa pulang ketempat neneknya secara bergiliran setiap minggu merupakan kesulitan juga bagi pasangan yang sibuk dengan banyaknya aktivitas mereka. (Sinta I S) mengaku susah susah senang dengan hal itu….(Hal : 259)
Jangan coba-coba menikah tanpa restu orang tua, jika tidak mau pusing dengan perasaan yang tak mengenakkan. (Wina Karnie) berbagi pengalamannya……(hal : 263)

Kehilangan
Ketika seseorang yang sangat kita cintai meninggalkan kita dengan cara yang tiba-tiba rasanya langit seolah runtuh menimpa kita. (Martini T Girl) melaksanakan akad nikah di depan mayat sang bapak tercinta………… (hal: 273)
(Vindy Anandita) kehilangan suami yang sangat mencintainya laksana raja bagi ratunya. Dia kehilangan semangat hidupnya hingga mengabaikan anak-anaknya sekian lamanya ……(Hal: 289)

Banyak hal yang terjadi yang tidak disangka dalam suatu mahligai pernikahan. Walaupun seperti demikian pernikahan adalah ibadah yang bisa menyempurnakan  setengah agama. masih takutkah menikah??? :D

Satu puisi yang berkesan:

RINDU

adalah kesabaran kemarau
yang takzim menanti rintik hujan

adalah permohonan yang terucap 
pada malam-malam penantian

adalah pendar cahaya
yang meredupkan berjuta kemilau

tapi rindu bagiku
adalah saat menatap matamu
dan aku bermain-main didalamnya

(Yuni Astuti, Anggota KBM)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Template by BloggerCandy.com